Oleh: Puhawang | Januari 30, 2014

Tahapan pembelajaran musik

Tahapan pembelajaran musik yang akan Kita bahas disini, ini sebagai bahan untuk diskusi atau minimal sebagai tambahan wawasan bagi Anda Pengajar ataupun murid di sekolah musik, atau tempat kursus/les musik.

Semua orang menginginkan pembelajaran yang mudah, menarik, menyenangkan, dan bertahap. Tetapi beberapa orang menginginkan pembelajaran yang instan (cepat bisa). Misalnya Anda ditawari ingin bisa bermain gitar yang Lama atau Instan, Anda pilih mana? Apakah ada yang namanya belajar yang Instan? Semua yang serba Instan pasti mempunyai kualitas yang kurang baik, misalnya dampak kesukaan kita mengkonsumsi mie instan selama bertahun-tahun terhadap kesehatan hehehe…. tidak ada ahli kesehaan yang mengatakan mengkonsumsi mie instan itu baik dan sehat :)  Ok kembali ke musik, jadi yang bagus adalah belajar secara bertahap, dengan tahapan yang betul :)

Dalam mempelajari sesuatu pasti Kita akan mendapatkan pelajaran yang lain selain yang Kita pelajari misalnya:

  1. Kesabaran
  2. Ketekunan/rajin
  3. Ketelitian
  4. Kebersihan
  5. Ke-Konsisten-an

Itu yang akan Kita dapat ketika Kita mempelajari sesuatu secara bertahap dan menikmati proses pembelajarannya. Kalau berbicara tentang waktu pembelajaran pastinya tidak ada yang cepat, semua butuh waktu untuk berkembang.

Menurut pengalaman Kami dalam mengajarkan pengetahuan dan keterampilan gitar kepada murid selama beberapa tahun, maka Kami akan berbagi pengalaman pembelajaran. Yang nantinya semoga artikel ini dapat menjadikan diskusi bagi para pengajar/instruktur/guru musik. Amin.

Tahap pembelajaran musik

Tahapan Pembelajaran musik yang seharusnya sebagai berikut:

  1. Kinestetik, merupakan tahapan pembelajaran musik yang pertama, tipe pembelajaran ini memungkinkan anak didik untuk melihat, mendengarkan, dan meniru permainan yang diperagakan oleh pengajar/instruktur/guru musik. Pada tahap ini murid masih belum diajarkan untuk belajar mandiri, sama halnya dengan bayi, mereka menirukan apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan. Tipe pembelajaran ini disarankan untuk diberikan kepada murid pemula, atau yang belajar dari “nol”.
  2. Visual, merupakan tahapan pembelajaran musik yang kedua, Tipe pembelajaran ini melihat materi yang disajikan, yaitu mulai mengajarkan membaca. Mengenal not, tanda baca, dan materi lain yang kaitannya dengan visual (melihat). Pembelajaran visual mulai mengajarkan kepada murid untuk belajar mandiri, misalnya pengajar musik tidak ada dan yang ada hanya partiture/tablature maka murid masih bisa belajar. Dan bahkan murid bisa belajar lebih dari yang diajarkan pengajar ketika sudah menguasai materi sebelumnya.
  3. Auditory, merupakan tahapan pembelajaran musik yang ketiga, Tipe pembelajaran ini berkaitan dengan pendengaran dan pembelajaran ini adalah tahap paling tinggi pada pembelajaran musik. Murid yang bisa menguasai pembelajaran Auditory biasanya mempunyai “FEELING” yang bagus dalam menebak nada dan memainkannya dalam alat musik.

Setiap lembaga atau sekolah musik atau kuliah musik mempunyai kurikulum tersendiri dalam mengajarkan musik kepada murid-murid mereka. Lah mana yang baik dan mana yang tidak baik? Semuanya baik asalkan kurikulum tersebut mempunyai tahap pembelajaran musik yang jelas dan yang paling penting membuat murid pintar bermain alat musik.

Bagaimana menurut teman-teman?

Ada Komentar? Silahkan dikomentari sebagai ajang Sharing/berbagi :)

Pasti Bermanfaat!!!

SMANGAD!!!

Oleh: Puhawang | September 22, 2011

jasa jari seorang teman

Kris, seorang musisi dan pemijat

woohoo…. jari seorang teman menyelamatkanku dari penat yang ada di kepala… alhamdulillah…. itulah guna seorang teman, ketika kita sakit atau kurang fit, uluran jari sangat dibutuhkan… pada malam hari setelah beraktifitas dan mondar-mandir kesana dan kemari akhirnya penat juga kepala…. Kris seorang teman yang juga berprofesi sebagai musisi/band player mempasrahkan diri untuk memijat leherku… dengan tenaganya yang kuat, dan pemijitan selama beberapa menit akhirnya hilangbjuga tuh penat… terima kasih temanku, Kris… semoga kamu mendapat pahala atas pijitanmu yang menyembuhkanku dari penat…. Semoga amalmu diterima… Amin….

Oleh: Puhawang | Agustus 2, 2011

jari yang lelah

alhamdulillah jari ku masih lengkap

Sampai saat ini jari tanganku masih lengkap… berjumlah 10 buah, 5 buah sebelah kiri dan 5 buah sebelah kanan. Dengan bertambahnya hari dan banyaknya pekerjaan yang ku lakukan, berkuranglah tenaga jari-jariku sehingga kegiatan menulis (posting) juga semakin jarang.

Sekarang tanggal 2 Agustus 2011, jari tanganku mulai mengetik lagi tentang artikel yang isinya curhat dan terpikir juga kayaknya tidak begitu penting banget hehehe…

Pada bulan ramadhan selayaknya kita gunakan jari-jari kita yang masih lengkap untuk melakukan kebaikan, seperti berdo’a, berwudlu, membantu sesama… eits, tidak kalah penting juga untuk melakukan hal-hal seperti menyapu rumah, mencuci baju dan piring, memasak, dan melipat selimut seusai tidur. Baca Lanjutannya…

Oleh: Puhawang | Maret 23, 2011

Uluran tangan untuk Bencana Jepang dari Jogja

menyelamatkan korban tsunami Jepang

Tahun 2006 gempa memporak porandakan Bantul, banyak bangunan roboh dan korban jiwa, keadaan masyarakat kacau balau pada saat itu. Pada saat itu warga Jepang membantu warga Bantul yang terkena musibah sampai dalam rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan mereka.

Sekarang, kejadiannya terbalik. Warga Jepang terkena bencana Tsunami dan giliran warga Bantul-Jogja yang mengumpulkan dana kemanusiaan untuk membantu mereka. Sebenarnya Jepang lehih kaya dari pada Indonesia, tetapi simpati dan niat baik Kita setidaknya dapat mengurangi beban mental yang mereka alami skibat Tsunami yang menimpa.

Para PNS (Pegawai Negeri Sipil) menyumbangkan dana dengan nominal tertentu untuk bencana Tsunami Jepang, sedangkan PMI (Palang Merah Indonesia) akan mengirim sukarelawan yang akan dikirimkan membantu korban bencana ke Jepang.

Sementara itu, berbagai kalangan masyarakat Yogya mulai dari seniman, perguruan tinggi, pemerintah daerah dan warga akan menyelenggarakan Jogja Message For Japan pada 24 Maret 2011, sebagai bentuk keprihatinan. Kegiatan peduli Jepang liannya akan dilaksanakan pada 26 Maret 2011, berupa malam amal untuk Jepang.

Oleh: Puhawang | Maret 21, 2011

jari kegencet pintu

Pada pagi hari pukul 6.00 WIB Ku bangun dari tidur lelapKu yang sempat juga mimpi indah… Selimut Kusibak dari badanKu, dan Ku mulai beranjak dari tempat tidur ke kamar mandi… Dingin terasa menusuk kulit… Maklum kota Malang terkenal dinginnya hohoho…..

Pintu Ku buka dengan memegan gagang pintu dan mulai Ku tutup karena Ku pengen @#$%*&^, tidak sengaja pintu Ku tutup tapi tangan sebelah masih memegang daun pintu.,… Waaaadddddduhhhhhhh…. tangan kegencet…. bukan maen sakitnya…..

Kalau teman2 pengen ngrasain sakitnya, silahkan encetin tangan ke pintu…. :)

Selamat mencoba:p

Nb: Biar pinter dan bisa waspada dari jari kegencet pintu, silahkan belajar di sekolah bintang

Oleh: Puhawang | Maret 19, 2011

Jari paling jorok

mana jari yang paling jorok?

Kita (manusia) diberi tangan yang menjalankan fungsi paling banyak daripada organ tubuh yang lainnya, coba Anda hitung kalau tidak percaya :)  Coba akumlasi kegiatan apa saja yang Anda lakukan, dan organ tubuh apa yang sering dan mesti membantu Anda untuk menyelesaikan kegiatan Anda? Tidak lain jawabannya pasti “TANGAN”. Semoga teman-teman semua setuju :)

Tangan manusia tentunya terdiri dari 5 jari yang terdiri dari Ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan jari kelingking. Setiap jari tersebut mempunyai panjang dan bentuk yang berbeda, dan ini adalah wujud dari pembagian tugas yang berbeda pada tiap anggota jari tangan.

Menurut teman-teman, jari mana yang mempunyai tugas yang paling jorok dan pada kegiatan apa?

Silahkan teman-teman comment, yang pasti tidak ada jawaban yang salah…

 

Artikel terkait:

  1. Acungan jari Bung Karno
  2. Ibu jari dipencet-pencetin ke HP
  3. Kenapa bersalaman menggunakan tangan?
Oleh: Puhawang | Maret 18, 2011

Acungan jari Bung Karno

bung karno

Ada apa dibalik setiap salam sapa, pidato, dan kegiatan kenegaraan lainnya Bung Karno selalu menggunakan tangan Beliau untuk mempertegas maksudnya atau penekanan terhadap argumennya?

Menurut Bpk TuBagus Arief, guru besar club metafisika, Bung Karno mempunyai media penyalur energi metafisika melalui tangannya. Dan itulah sebabnya mengapa Bung Karno selalu mengacungkan jari atau tangannya dalam kegiatan kenegaraan. Seperti halnya Gus Dur yang mempunyai media penyalur energi yang berada pada otaknya, Gus Dur bisa berkomunikasi dengan orang lain melalui telepati sehingga untuk menyampaikan maksudnya tidak seperti yang orang lain lakukan. Tokoh lainnya adalah Habibi dengan sorot matanya, Pak Harto dengan nada bicaranya yang berat. Baca Lanjutannya…

Oleh: Puhawang | Maret 17, 2011

Tangan Jahil pembuat BOM

Tim Gegana menjinakkan Bom

Ulah para peneror kembali beraksi, kali ini Plaza Senayan yang akan diledakkan dengan Bom hasil karya mereka. Tim Gegana Polda Metro Jaya pukul 08.00-09.00  sudah selesai menyisir Plaza Senayan, Jakarta, yang diteror ancaman bom. Karyawan-karyawan di dalam pusat perbelanjaan itu dievakuasi keluar gedung.
Setelah penyisiran Bom, pengunjung dan karyawan di mal itu berkegiatan seperti biasa. Pemeriksaan di pintu-pintu masuk masih sesuai standar sehari-hari.
Ancaman bom ini diterima Polda Metro Jaya kemarin, lewat pesan singkat 1717. Bunyinya menyatakan bom akan diledakkan hari ini (17 Maret 2011). Baca Lanjutannya…

Oleh: Puhawang | Maret 17, 2011

Tangan Putus akibat Ledakan Bom Utan Kayu

Buku berisi Bom

Tangan kiri Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Dodi (sebelumnya ditulis Dudi) Rahmawan putus akibat bom yang meledak di Komunitas Utan Kayu di  Jakarta Timur.

Sesaat sebelum meledak, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa 15 Maret 2011, Dodi berusaha membuka paket buku berjudul “Mereka Harus Dibunuh” yang tebalnya sekitar 5 cm.  Lembaran dalam buku tersebut sangat lengket.

Sebelum Dudi membuka buku yang lengket itu dengan silet, sejumlah petugas tampak menyiramkan buku itu dengan air.  Setelah itu sampul buku dibuka,  terlihat ceruk persegi empat yang didalamnya berisi kabel dan baterai. Selapis demi selapis buku dibuka, namun begitu sebuah kotak yang lengket di lembaran kertas dicabut, blarrrr! bom langsung meledak. Baca Lanjutannya…

Oleh: Puhawang | Maret 15, 2011

Teknik relaksasi genggam jari (finger hold)

teknik relaksasi genggam jari (finger hold)

Teknik Genggam jari adalah cara yang sangat mudah untuk mengendalikan emosi. Emosi dan perasaan adalah seperti ombak energi yang bergerak melalui badan, pikiran dan jiwa kita. Di setiap ujung jari kita merupakan saluran masuk dan keluarnya energi atau dalam istilah ilmu Akupunktur disebut miridian (energy channel) yang berhubungan dengan organ-organ di dalam tubuh kita serta dan emosi yang berkaitan. Perasaan yang tidak seimbang, misal sedih, takut, marah yang berlebihan bisa menyumbat atau menghambat aliran energi, yang mengakibatkan rasa nyeri atau perasaan sesak serta tidak nyaman di tubuh kita. Menggenggam jari sambil menarik napas dalam-dalam dapat mengurangi dan menyembuhkan ketegangan fisik dan emosi, karena genggaman pada jari akan menghangatkan titik-titik keluar dan masuknya energi pada meredian yang terletak pada jari tangan kita, sehingga sumbatan di jalur energi menjadi lancar.

Teknik genggam jari ini sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita berada dalam keadaan yang sulit, merasa marah, tegang, takut atau ingin menangis tanpa sebab, jari bisa digenggam untuk membawa rasa damai, fokus dan nyaman sehingga kita bisa menghadapi keadaan dengan perasaan lebih tenang dan mampu membuat keputusan dengan kepala dingin. Teknik ini bisa juga dilakukan untuk relaksasi dengan musik yang berirama lembut, atau dilakukan sebelum tidur bagi yang mengalami masalah insomnia. Teknik ini bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, oleh siapa saja: ketika menunggu seseorang, dalam perjalanan, maupun ketika menghadapi masalah. Latihan ini dapat dikerjakan sendiri. Bagi yang sedang dalam keadaan depresi atau mengalami keterbatasan fisik (sakit keras, lumpuh, manula), serta balita yang tidak mampu mengerjakan sendiri, bisa dibantu oleh orang lain. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.335 pengikut lainnya.