Oleh: Puhawang | Desember 31, 2010

Filosofi Jari tangan


filosofi jari tangan

Manusia adalah ciptaan Tuhan YME yang paling sempurna dibanding mahluk lainnya (Hewan, tumbuhan, Jin, Syaitan, Malaikat) , Tuhan menciptakan manusia selalu ada maksudnya (beribadah kepada-Nya). Termasuk struktur tubuh manusia mempunyai fungsi dan filosofi masing-masing.

Salah satu bagian tubuh manusia adalah jari-jari tangan, mengapa jari tangan manusia normal ada 5 buah dan apa filosofi dari setiap jari tangan tersebut? Mari kita bahas satu-persatu:

Filosofi Jumlah jari-jari tangan:

  1. Alasan paling inti mengapa jari-jari  tangan berjumlah 5 buah adalah menggambarkan sebuah bintang, dimana bintang pada gambar garuda pancasila berada pada dada sebelah tengah dan mencerminkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Jadi jumlah jari-jari tangan yang berjumlah 5 buah mengingatkan kita pada Sang Pencipta, sebagai mahluk-Nya kita harus bersyukur dan selalu ingat akan kewajiban kita sebagai mahluk ciptaan-Nya.
  2. Alasan lain lagi tentang jari-jari tangan yang berjumlah 5 adalah sebagai manusia kita harus saling tolong-menolong. Sebagai fungsinya, ketika salah bagian tubuh kita merasakan sakit, mulut kita akan berteriak dan jari-jari tangan memegang atau memijit bagian yang sakit. Atau ketika kita mendapatkan kebahagiaan, tubuh kita menyorakkan bersama. Mulut kita tertawa, hati bahagia dan tangan kita senantiasa menengadah ke atas dan kita mengucapkan syukur kehadirat-Nya.

Filosofi setiap jari tangan:

  1. Ibu jari ==> Ibu adalah pembimbing kita dalam mengarungi kehidupan dan sumber energi. Ibu jari bagaikan “Sebuah Tiang” bagi jari-jari yang lain, Untuk melakukan segala hal selalu membutuhkan bantuan dari Ibu jari. Ibu jari juga sebagai cerminan baik mengenai suatu penghargaan, misalnya kita mengacungkan Ibu Jari (Jempol) untuk memberikan apresiasi terhadap orang lain.
  2. Jari Telunjuk ==> Penunjuk arah dan pencerminan Ego. Kita membangun semua keinginan dan cita-cita melalui pikiran yang logis dan arah untuk melalui jalan mencapai tujuan. Kita sering mengacungkan jari telunjuk untuk memberitahu arah jalan atau letak sebuah benda kepada orang lain.
  3. Jari Tengah ==> Keseimbangan. Menyeimbangkan Otak dan Hati, jiwa dan jasad, baik dan buruk, dunia dan akhirat, dll. Bayangkan ketika kita sedang melakukan Yoga yang intinya untuk mencapai/mendapat keseimbangan, perhatikan posisi jari tengah dengan jari yang lain.
  4. Jari Manis ==> Relasi/percintaan. Kegunaan jari tengah yang paling menonjol adalah ketika seseorang sedang dilamar, cincin selalu dipakai di jari tengah.
  5. Jari Kelingking ==> Mengingatkan akan alam semesta yang Maha Luas, kita sangatlah kecil dan dengan adanya jari kelingking mengingatkan kepada kita untuk selalu mawas diri. Ada djat yang Maha Pencipta yang Maha Besar, sedangkan kita sangatlah kecil.

Artikel terkait:

  1. Filosofi Jari (via Dunia Cak Tuh)
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.333 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: