Oleh: Puhawang | Maret 17, 2011

Tangan Putus akibat Ledakan Bom Utan Kayu


Buku berisi Bom

Tangan kiri Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Dodi (sebelumnya ditulis Dudi) Rahmawan putus akibat bom yang meledak di Komunitas Utan Kayu di  Jakarta Timur.

Sesaat sebelum meledak, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa 15 Maret 2011, Dodi berusaha membuka paket buku berjudul “Mereka Harus Dibunuh” yang tebalnya sekitar 5 cm.  Lembaran dalam buku tersebut sangat lengket.

Sebelum Dudi membuka buku yang lengket itu dengan silet, sejumlah petugas tampak menyiramkan buku itu dengan air.  Setelah itu sampul buku dibuka,  terlihat ceruk persegi empat yang didalamnya berisi kabel dan baterai. Selapis demi selapis buku dibuka, namun begitu sebuah kotak yang lengket di lembaran kertas dicabut, blarrrr! bom langsung meledak.

Paket buku yang ditujukan kepada Koordinator Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla, itu dikirimkan pukul 10.00 WIB oleh seseorang bernama Dr Sulaiman  yang beralamat di Jalan Bahagia, Gg Panser No 29, Ciomas Bogor, Jawa Barat. Komunitas Utan Kayu terletak di Jalan Utan Kayu Nomor 68H, Jakarta Timur. Di kawasan itu ada beberapa kantor seperti Kantor Berita Radio 68 H dan Green Radio, kantor Jaringan Islam Liberal (JIL), Cafe Tempo, galeri dan teater tempat pementasan kesenian.  Komunitas itu berdiri tahun 1996 dan sering menjadi tempat diskusi banyak aktivis.

 

Artikel terkait:

  1. titik refleksi kaki
  2. Aneh, Bocah lahir dengan 24 Jari yang Sempurna
  3. Berhitung cepat menggunakan jari tangan
  4. Filosofi Jari tangan
  5. Salam tiga jari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: